Agus Putu Suyadnya

Ekstase Mode On Ketagihan Makanan Fastfood

150 x 150 cm
Acrylic on Canvas
2010

Agus Putu Suyadnya

Im lovin it

150 x 150 cm
Acrylic on Canvas
2010

Ida Bagus Purwa

Fire

140 x 160 cm
Acrylic, Oil, Charcoal on Canvas
2010

Ida Bagus Purwa

Little Boat

140 x 160 cm
Acrylic, Oil, Charcoal on Canvas
2010

Nyoman Erawan

Blue Hiteria

2 x 100 x 200 cm
Acrylic on Canvas
2010

Nyoman Erawan

Yellow Hiteria

2 x 200 x 100 cm
Acrylic on Canvas
2010

Nyoman Wijaya

Confident 1

135 x 160 cm
Oil on Canvas
2010

Nyoman Wijaya

Confident 2

135 x 160 cm
Oil on Canvas
2010

Ketut Teja Astawa

Bersantai di Monkey Forest

200 x 130 cm
Acrylic on Canvas
2010

Ketut Teja Astawa

Rekreasi Bangsawan

150 x 200 cm
Acrylic on Canvas
2010

Sudarna Putra

What Are you Doing Man

145 x 280 cm
Acrylic on Canvas
2008

Agung Mangu Putra

Global Warming, Yang Tersisa Yang Mencair

3 x 525 x 200 cm
Oil and Charcoal on Canvas
2007

Made Arya Palguna

Sweet One

32 x 19 x 47 cm
Bronze
2010

Made Arya Palguna

A Sleep on His Shoulder

20 x 19 x 77 cm
Bronze
2010

Made Arya Palguna

Different Side View

34 x 60 x 30 cm
Bronze
2010

← back to Past Exhibitions Harper's Bazaar Art Jakarta 2010, Indonesian Art Fair

7 TAHUN TONYRAKA ART GALLERY (2010)

Curator & Article by Arif Bagus Prasetyo

TONYRAKA Art Gallery menyelenggarakan pameran pertama pada 2003. Dalam kurun tujuh tahun, Tonyraka telah menggelar lebih dari 30 pameran seni rupa yang menampilkan lukisan, patung, instalasi, fotografi, dan berbagai ragam seni visual lainnya. Tonyraka selalu melibatkan kerja kuratorial yang bertanggung-jawab menjaga mutu karya-karya yang ditampilkan dalam pameran tunggal, pameran bersama, maupun presentasi sehari-hari di luar pameran.

Selama ini Tonyraka telah mendapatkan kepercayaan besar dari para perupa nasional maupun internasional untuk menghadirkan karya mereka di hadapan publik seni rupa. Tonyraka menjadi ruang presentasi karya para perupa terkemuka Indonesia seperti Mangu Putra, Nyoman Erawan, FX Harsono, Tisna Sanjaya dan Yani Mariani Sastranegara; perupa unggul mancanegara seperti Wolfgang Widmoser, Ronald Wigman, Peter Dittmar, Filippo Sciascia dan Samarpan; serta perupa muda yang cemerlang seperti Ida Bagus Purwa, Ketut Teja Astawa, Made Arya Palguna, Sudarna Putra dan Nyoman Wijaya. Dengan dukungan luas dari khalayak seni rupa, saat ini Tonyraka telah tumbuh menjadi galeri yang memiliki reputasi terpuji di Bali.

Setiap kegiatan Tonyraka adalah pernyataan tentang misi kultural, visi artistik dan standar estetik Tonyraka sebagai lembaga yang terlibat dalam upaya memajukan dunia seni dan kebudayaan. Pameran seni rupa dan agenda budaya lainnya bukan saja menghadirkan pencapaian kreatif para seniman individual, namun juga merefleksikan komitmen yang dipegang teguh dan diperjuangkan Tonyraka. Sejak awal, Tonyraka berkomitmen untuk ikut mendorong dan memberikan kontribusi pada dinamika perkembangan kebudayaan, khususnya di bidang seni rupa.

Komitmen tersebut dijalankan secara kontinu melalui program pameran, seminar, proyek kerja-sama, dan berbagai aktivitas seni-budaya lainnya. Untuk sekedar menyebut contoh, Tonyraka pada 2005 menggelar pameran besar “Erotica” yang menghadirkan karya-karya perupa Indonesia dan perupa asing sebagai respons terhadap RUU Pornografi yang dikhawatirkan akan menggilas kebinekaan kultural dan memasung kemerdekaan kreatif. Melalui pameran besar “Ar[t]chipelago Alert” yang disertai aksi sosial pada 2007, Tonyraka menyalurkan aspirasi para perupa Indonesia tentang problem pemanasan global yang ketika itu sedang dibahas PBB dalam konferensi internasional akbar di Bali. Beberapa tahun silam, Tonyraka berpartisipasi dalam program pertukaran pameran dan ziarah budaya antara perupa Negeri Ginseng dan perupa Indonesia yang berlangsung di Bali dan Jeju, Korea Selatan. Tonyraka juga aktif menjalin kerja-sama dengan pihak luar negeri untuk mempromosikan karya seni rupa Indonesia ke mancanegara. Tahun lalu, misalnya, Tonyraka menggelar pameran seni rupa di Daegu, Korea Selatan.

Sejak berdiri tujuh tahun yang lampau, Tonyraka terus-menerus menyempurnakan dirinya sebagai agen yang profesional, bermartabat dan terpercaya untuk menjembatani idealisme dan pragmatisme, kreativitas dan pasar, karya dan apresiator, seniman dan masyarakat. Dukungan, kepercayaan dan pengakuan dari kalangan seni maupun masyarakat luas telah membesarkan Tonyraka sepanjang tujuh tahun ini, dan menjadi modal berharga untuk meneruskan langkah ke depan.